Bagaimana Cara Merawat Master Rem agar Tetap Responsif dan Aman?
Minyak rem adalah darah bagi sistem hidrolik. Seiring waktu, cairan ini bersifat higroskopis atau mudah menyerap uap air dari udara.
Para ahli menyarankan untuk mengganti minyak rem setiap dua tahun sekali atau setiap menempuh jarak 24.000 kilometer.
-
Gunakan Minyak Rem Berkualitas
Terkait dengan poin sebelumnya, memilih cairan hidraulis yang bermutu sangat krusial. Hindari membeli minyak rem dengan merek abal-abal atau kemasan yang sudah rusak.
Pastikan Anda menggunakan minyak rem dengan spesifikasi DOT (Department of Transportation) yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil Anda, misalnya DOT 3 atau DOT 4.
-
Periksa Seal Master Rem
Jika Anda melihat adanya bercak-bercak basah atau embunan minyak di sekitar tangki master rem atau di lantai bawah pedal rem, itu adalah indikasi seal sudah mulai bocor.