Jangan Asal Murah! Ini Dampak Membeli Mobil Bekas Tabrakan

icon 9 January 2026
icon Admin

Membeli mobil bekas sering dipandang sebagai langkah rasional untuk menekan anggaran tanpa mengorbankan fungsi kendaraan. Namun, keputusan ini menuntut ketelitian lebih, terutama saat Anda dihadapkan pada unit dengan harga yang terasa terlalu menarik.

Di balik penawaran tersebut, mobil bekas tabrakan kerap menjadi jebakan yang luput disadari. Riwayat kecelakaan dapat membawa dampak jangka panjang yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga membahayakan keselamatan Anda.

Resiko Membeli Mobil Bekas yang Pernah Mengalami Tabrakan

Mobil yang pernah terlibat kecelakaan hampir pasti telah menjalani proses perbaikan. Sayangnya, kualitas perbaikan sangat bergantung pada metode dan standar bengkel yang menanganinya.

Dalam banyak kasus, mobil bekas tabrakan masih menyimpan kerusakan tersembunyi yang tidak langsung terasa, tetapi muncul seiring pemakaian harian.

  1. Ancaman Serius terhadap Keamanan Berkendara

Rangka mobil dirancang untuk menyerap dan mendistribusikan energi benturan demi melindungi penumpang. Ketika rangka ini pernah mengalami kerusakan akibat kecelakaan, kekuatannya tidak selalu dapat dikembalikan ke kondisi semula.

Akibatnya, mobil bekas tabrakan memiliki risiko lebih tinggi saat mengalami kecelakaan lanjutan. Sistem keselamatan seperti airbag, sabuk pengaman, dan zona deformasi dapat gagal bekerja optimal.

  1. Kerusakan Struktural Tersembunyi

Kerusakan akibat tabrakan tidak selalu terlihat secara kasat mata. Banyak mobil tampak mulus karena telah dicat ulang, padahal bagian rangka dalam atau titik sambungan telah mengalami perubahan struktur.

Pada mobil bekas tabrakan, kerusakan tersembunyi ini sering baru terasa setelah pemakaian rutin, seperti munculnya bunyi tidak wajar atau ketidakstabilan kendaraan saat melaju.

  1. Sistem Keselamatan Tidak Bekerja Maksimal

Tabrakan keras dapat memengaruhi sensor dan modul sistem keselamatan kendaraan. Jika perbaikan dilakukan tanpa prosedur kalibrasi sesuai standar pabrikan, fungsinya menjadi tidak akurat.

Pada mobil bekas tabrakan, airbag berpotensi tidak mengembang saat dibutuhkan atau justru aktif di kondisi yang tidak tepat. Risiko ini secara langsung mengurangi tingkat perlindungan bagi Anda dan penumpang.

Cara Menghindari Mobil Bekas Tabrakan

Mengingat berbagai risiko yang dapat muncul, kehati-hatian menjadi kunci utama sebelum memutuskan membeli mobil bekas. Langkah yang terencana dan berbasis pemeriksaan menyeluruh akan membantu Anda menghindari mobil bekas tabrakan yang berpotensi menimbulkan masalah keselamatan maupun kerugian finansial di kemudian hari.

  1. Periksa Riwayat Kendaraan dan Tanda Perbaikan Besar

Langkah awal yang paling penting adalah menelusuri riwayat kendaraan secara menyeluruh. Data servis, klaim asuransi, dan catatan kepemilikan dapat memberikan gambaran apakah mobil pernah mengalami kecelakaan serius.

Selain dokumen, perhatikan tanda fisik seperti warna cat yang tidak merata, celah panel yang tidak simetris, atau bekas pengelasan. Indikasi ini sering ditemukan pada mobil bekas tabrakan yang telah menjalani perbaikan besar.

  1. Lakukan Pemeriksaan Struktur dan Kaki-Kaki

Struktur rangka dan sistem kaki-kaki menjadi bagian yang paling terdampak saat tabrakan. Pemeriksaan pada bagian ini penting untuk memastikan tidak ada deformasi yang mempengaruhi kestabilan kendaraan.

Pada mobil bekas tabrakan, masalah pada suspensi dan sasis sering tidak terlihat sekilas. Bantuan mekanik terpercaya sangat dianjurkan untuk memastikan kondisi teknis mobil benar-benar aman.

  1. Uji Jalan dan Perhatikan Respons Kendaraan

Uji jalan merupakan tahap yang tidak boleh dilewatkan sebelum membeli mobil bekas. Melalui uji ini, Anda dapat merasakan langsung kenyamanan, respons kemudi, serta kestabilan kendaraan.

Jika mobil terasa menarik ke satu sisi, setir tidak lurus, atau muncul getaran tidak wajar, kondisi tersebut bisa menjadi tanda mobil bekas tabrakan. Temuan ini sebaiknya menjadi bahan pertimbangan serius sebelum melanjutkan transaksi.

Memilih mobil seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, bukan beban di kemudian hari. Ketelitian sejak awal akan menghindarkan Anda dari risiko keselamatan dan biaya tersembunyi.

Jika Anda menginginkan kendaraan dengan kondisi terjamin dan proses pembelian yang transparan, kunjungi Website Resmi Dealer Indomobil Multi Trada untuk menemukan pilihan mobil yang sesuai dengan kebutuhan Anda.