Kenapa Mobil Perlu ke Bengkel Dahulu Sebelum Perjalanan Jauh?
Merasa mobil aman-aman saja dipakai harian bukan berarti kendaraan Anda siap diajak menempuh perjalanan jauh lintas kota tanpa persiapan ekstra.
Perjalanan ke luar kota memaksa seluruh komponen bekerja keras di luar kebiasaan normalnya. Suku cadang yang mulai aus, cairan yang berkurang, atau sekadar baut yang mengendur akan berubah menjadi gangguan serius di tengah jalan tol atau jalur lintas yang sepi.
Mencari bengkel darurat di tempat asing tentu jauh lebih melelahkan dan menguras dompet daripada mengantisipasinya sejak awal.
Pastikan perjalanan Anda bebas dari rasa cemas. Simak daftar komponen penting yang wajib diperiksa dan jadwalkan kunjungan singkat ke bengkel sebelum roda mobil Anda mulai melaju jauh dari rumah.
Beban yang Berbeda dari Rute Harian
Di dalam kota, mobil banyak berhenti dan melaju pelan. Di perjalanan jauh, polanya terbalik: kecepatan lebih tinggi dan lebih lama, muatan penuh, dan panas yang bertahan berjam-jam. Rem, pendingin mesin, ban, dan aki dipakai dengan cara yang berbeda.
Kampas yang tinggal tipis, minyak rem yang sudah lama, atau ban dengan retak halus bisa terasa baik-baik saja saat pulang-pergi kantor. Di jalan panjang dan turunan, kelemahan itu mulai terlihat.
Kenapa Tidak Cek Sendiri Saja?
Cek mandiri tetap berguna, misalnya tekanan ban, level oli, air wiper, dan lampu. Tetapi ada hal yang sulit dilakukan di garasi rumah:
• Melihat kolong dan kaki-kaki, seperti bocoran, boot yang sobek, dan karet bushing.
• Mengukur ketebalan kampas rem dan memeriksa piringan.
• Menguji aki dan sistem pengisian dengan alat.
• Membaca kode gangguan yang tersimpan di komputer mesin lewat alat diagnosis.
Yang dicari bengkel adalah tanda awal, bukan kerusakan yang sudah terjadi.
Hitung Mundur Keberangkatan
Waktu servis yang ideal sekitar satu sampai dua minggu sebelum berangkat, menurut seorang pengamat otomotif yang dikutip Republika. Alasannya sederhana: ada waktu untuk mengganti suku cadang bila ada temuan, dan ada waktu menjajal mobil sesudahnya.
H-14 sampai H-7: servis di bengkel. Pesan jadwal lebih awal, sebab bengkel cenderung ramai menjelang libur panjang. Minta pemeriksaan oli, rem, ban, aki, pendingin, kaki-kaki, dan lampu.
H-7 sampai H-3: uji pemakaian. Pakai mobil seperti biasa, dengarkan bunyi baru, rasakan setir dan pedal rem.
H-1: cek akhir sendiri. Tekanan semua ban termasuk serep, level cairan, isi bagasi, dongkrak dan segitiga pengaman.
Hari H. Berangkat dengan tangki cukup, istirahat teratur, dan jangan memaksa jika pengemudi lelah.
Servis sebelum berangkat memang tidak menjamin mobil tak akan rewel. Tapi peluang masalah serius di tengah jalan menurun drastis.
Pengguna Suzuki di Tangerang Selatan dapat menjadwalkan pemeriksaan sebelum perjalanan di bengkel resmi Indomobil Multi Trada, dealer Suzuki di Tangerang Selatan. Jadwal dan informasinya tersedia di https://indomobilsuzukidealer.co.id.